Senin, 04 Februari 2013

HAL - HAL MERUSAK IMAN MANUSIA


Hal-hal yang merusak iman
1.NIFAQ
Nifaq ialah menampakkan perbuatan yang tidak sesuai dengan isi hatinya. Orang yang melakukan perbuatan nifaq disebut munafiq.
             An-Nisa’ Ayat:145
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.
Ø  Ciri-ciri sifat nifak :

a.dusta ketika berbicara
b. suka ingkar janji
c.khianat ketika diamanahi

Ø  Contoh sifat nifak

  • Mendustakan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam (dan ajaran beliau sama sekali), atau mendustakan sebagian dari seluruh ajaran yang beliau sampaikan.
  • Membenci ajaran Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam atau membenci sebagian dari ajaran yang beliau sampaikan.
  • Merasa senang dengan kekalahan Islam dan merasa benci dengan tersebar dan menangnya Islam.

2.RIYA
Riya’ adalah seseorang beramal shalih dengan maksud untuk dilihat/dipuji oleh orang lain.
Ø  Contoh sifat  riya
1. Senang terhadap pujian dan sanjungan.
2. Menghindari akan celaan
3. Mengharapkan kedudukan di hati orang lain.
Ø  Ciri -ciri
o   melakukan ibadah semata-mata hanya untuk mendapatkan pujian dari manusia
o   melakukan perbuatan karena niat menjalankan perintah Allah, dan juga karena untuk mendapatkan pujian dari manusia, dan keduanya bercampur”.

3.Dosa besar.
A. MEMBUNUH

Membunuh atau melakukan pembunuhan merupakan dosa yang sangat besar. Berdasarkan dalil-dalil sebagai berikut:

 (Quran Surah) Al-Maidah 5:32:

أنه من قتل نفسا بغير نفس أو فساد في الأرض فكأنما قتل الناس جميعا ومن أحياها فكأنما أحيا الناس جميعا
Artinya: Barangsiapa yang membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.
.
B. BERZINA / SELINGKUH

Zina adalah hubungan seksual di luar nikah baik suka sama suka atau tidak. Berzina adalah salah satu dosa besar dalam Islam. Zina awal mula timbul dari percampuran laki-laki dan perempuan secara bebas. Karena itu,
khalwat (berduaan antar lawan jenis dilarang yang bukan mahram dilarang) Dalil-dalil larangan berzina antara lain sebagai berikut:

QS An-Nur 24:2:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Artinya: Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing 100 kali, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hendaklah hukuman mereka disaksikan olhe sebagian orang-orang yang beriman.

Ciri – cirri zina
·         selalu berpikiran kotor
·         melakukan sesuatu yang dilarang agama(zina)

Ø  contoh zina.
o   Melakukan hubungan suami istri tanpa ikatan resmi dalam agama.

C.ALKOHOL / NARKOBA

Minum minuman beralkohol baik banyak atau sedikit adalah haram dan dosa besar. Termasuk juga mengonsumsi narkoba dan segala macam bentuk penyalahgunaan obat-obat terlarang seperti ectassy, dan lain-lain. Dalilnya sebagai berikut:

QS Al-Baqarah 2:219:

يَسْأَلونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا

Artinya: Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, "Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya."

Ø  Ciri-ciri khamar
·         Barang yang memabukan
·         Barang yang dapat membuat manusia berbuat maksiat


Ø  Contoh perbuatan khamar
·         Secara tak sadar dapat membunuh,merampok,berzina.dan lain - lain




4. Menuduh orang lain berzina tanpa bukti
Menuduh orang lain berzina tanpa bukti (empat saksi yang melihat langsung). Syaikh Ahmad Rifa’I berkata: “kaping wolu dalih zino ing wong kabecikan
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:       

إِنَّ الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ لُعِنُوا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ (23)

Pada ayat ini, Allah SWT menerangkan bahwa orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang saleh yang bersih hatinya dan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, berbuat yang keji dan tidak senonoh seperti zina dan lainnya, mereka itu akan dijauhkan dari rahmat Allah di dunia dan di ahirat, dan di akhirat nanti akan ditimpakan kepada mereka azab yang amat pedih, sebagai balasan dari kejahatan yang telah diperbuat mereka. Merekalah yang menjadi sumber dari berita yang menyakitkan hati wanita-wanita yang beriman, menyebarkan berita itu di antara orang-orang yang beriman. Mereka telah menjadi ikutan buruk bagi orang-orang yang turut menyiarkan berita-berita keji itu. Bagi mereka itu dosa atas perbuatannya dan dosa orang-orang yang turut menyiarkan berita-berita bohong yang bersumber dari mereka, sebagaimana sabda Rasulullah saw:
Ø  Ciri-ciri fitnah orang berzinah
·         Menuduh tanpa bukti
·         Tidak peduli dengan aturan agama
·         Mementingkan tuduhan dibandingkan alas an

Ø  Contoh fitnah orang berzinah
§  Menuduh tanpa bukti apapun terhadap orang yang ia benci tanpa bukti apapun

5.TAHAYUL
Tahayul Secara bahasa, berasal dari kata khayal yang berarti: apa yang tergambar pada seseorang mengenai suatu hal baik dalam keadaan sadar atau sedang bermimpi.
Dari istilah takhayul tersebut ada dua hal yang termasuk dalam kategori talhayul, yaitu:

Ø  Contoh tahayul
1. Kekuatan ingatan yang yang terbentuk berdasarkan gambar indrawi dengan segala jenisnya, (seperti: pandangan, pendengaran, pancaroba, penciuman) setelah hilangnya sesuatu yang dapat diindera tersebut dari panca indra kita.
2. Kekuatan ingatan lainnya yang disandarkan pada gambar idrawi, kemudian satu dari unsurnya menjadi sebuah gambar yang baru. Gambar baru tersebut bisa jadi satu hal yang benar-benar terjadi, atau hal yang diluar kebiasaan (kemustahilan). Seperti kisah seribu satu malam, Nyai Roro Kidul dan cerita-cerita khurafat lainnya.
Ø  Ciri-ciri tahayul
1. Mudah mempercayai benda-benda takhayul
2. Dangkalnya ilmu agama
3. Terpengaruh dengan kelebihan seseorang atau sesuatu benda


Firman Allah;

ما نعبدهم إلا ليقربونا إلى الله زلفى (الزمر:3)

"Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya"... (QS. 39:3).


6.SYIRIK
Syirik yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam Rububiyyah dan Uluhiyyah Allah Subhanahu wa Ta'ala. Umumnya menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah, yaitu hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo'a kepada selain Allah disamping berdo'a kepada Allah, atau memalingkan suatu bentuk ibadah seperti menyembelih (kurban), bernadzar, berdo'a dan sebagainya kepada selainNya.
Ø  Contoh syirik
[a]. Syirik Do'a, yaitu di samping dia berdo'a kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, ia juga berdo'a kepada selainNya. [3]
[b]. Syirik Niat, Keinginan dan Tujuan, yaitu ia menunjukkan suatu ibadah untuk selain Allah Subhanahu wa Ta'ala [4]
[c]. Syirik Ketaatan, yaitu mentaati kepada selain Allah dalam hal maksiyat kepada Allah [5]
[d]. Syirik Mahabbah (Kecintaan), yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal kecintaan. [6]

Ø  Cir-cirii syirik
§  Percaya pada sesuatu yang tahayul
§  Menambah – nambahkan dalam beribadah
§  Menyembah selain tuhan
§  Dan lain-lain

7.FASIQ
Fasiq/Fasik (Bahasa Arab: فاسق‎) berasal dari akar kata fasaqa-yafsiqu/yafsuqu-fisqan-fusûqan.
Secara etimologis (bahasa), dalam ungkapan Arab, fasiq maknanya adalah keluar dari sesuatu atau keluar/menyimpang dari perintah.
Secara terminologis (istilah), orang fasiq adalah orang yang menyaksikan tetapi tidak meyakini dan melaksanakan. Ia juga bermaksud melakukan maksiat, meninggalkan perintah Allah, dan menyimpang dari jalan yang benar.


Cirri
  • Tidak berhukum dengan hukum Allah

“Dan barangsiapa yang tidak berhukum menurut apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasiq.” (TMQ al-Maidah [5]: 47)

  • Mempersoalkan perbandingan Allah

“Sesungguhnya Allah tidak malu membuat perbandingan apa sahaja, (seperti) nyamuk hingga ke suatu yang lebih daripadanya (kerana perbuatan itu ada hikmahnya), iaitu kalau orang-orang yang beriman maka mereka akan mengetahui bahawa perbandingan itu benar dari Tuhan mereka dan kalau orang-orang kafir pula maka mereka akan berkata: Apakah maksud Allah membuat perbandingan dengan benda ini? (Jawabnya): Tuhan akan menjadikan ramai orang sesat dengan sebab perbandingan itu dan akan menjadikan ramai orang mendapat petunjuk dengan sebabnya dan Tuhan tidak akan menjadikan sesat dengan sebab perbandingan itu melainkan orang-orang yang fasiq”.

إِلا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ
Kecuali iblis (tidak mau sujud), dia termasuk golongan jin, dan dia berbuat fasik terhadap perintah Tuhannya.” (QS. Al-Kahfi, 50)
Ø  Ciri-ciri fasiq.
·         Segala sesuatu di putuskan secara logika tanpa melihat hokum-hukum agama
·         Meragukan segala tentang agama (allah,malaikat,dan nabi)
Ø  Contoh fasiq.
·         Menghalalkan barang – barang yang di haramkan agama.
·         Berjualaan dengan riba’

8.MURTAD

Dari segi istilah bermaksud meninggalkan atau keluar dari agama Islam dan memeluk agama selain Islam. Murtad bisa melalui perkataan atau melalui perbuatan atau itikad, kepercayaan dan keyakinan hati.
Hukuman bagi orang murtad adalah dibunuh atau diasingkan[rujukan?], apabila sudah dinasehati untuk kembali ke pangkuan Islam dan tetap tidak mau kembali ke Islam.Namun, apabila dipaksa kafir seperti menghina agama islam, maka ia tidak murtad
Ø  Cirri-ciri murtad
1. Syak (ragu) kepada Allah.
2. Syak (ragu) kepada kerasulan nabi Muhammad anak Abdullah ibunya Aminah.
3. Syak (ragu) kepada Alqur’an,meragukan bahawa Alqur’an itu wahyu dari Allah.
4. Syak (ragu) bahwa akan ada hari Qiamat, hari akhir, Syurga dan Neraka dan lain-lain sebagainya.
5. Syak (ragu) bahwa Nabi Muhammad itu Isra’ dan Mikraj dengan ruh dan tubuh.
Contoh murtad.
·         Mengaku sebagai malaikat dan nabi




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar